TRACKING KE AIR TERJUN SILUMAN

Ini adalah air terjun paling menawan sekaligus menantang yang pernah saya datangi, Air Terjun Siluman. Lokasinya kurang lebih cuma 20 kilo-an dari kota Binjai, tepatnya di Desa Garunggang kecamatan Sei Binge, Langkat.
Air yang mengalir ke air terjun ini menurut penduduk setempat terkadang ada terkadang juga tidak, itu sebabnya air terjun ini dinamakan air terjun Siluman.
Kabupaten langkat memang sangat terkenal dengan wisata alam hutan dan sungainya, apalagi untuk olahraga arung jeram langkat memang tempatnya, belum lagi hutan Tangkahan yang sebenarnya sudah sangat populer untuk turis2 Eropa yang juga adanya di Langkat, Sumatera Utara.

Mari kembali ke air terjun, sebenarnya air terjun Siluman ini hanya salah satu dari beberapa air terjun yang sekarang dibuka untuk wisata. Untuk menuju kemari sebaiknya tidak perlu membawa terlalu banyak barang. Saya dan beberapa teman melalak sudah sebelumnya mendengar informasi tentang rute yang akan dilalui, walaupun informasinya masih belum terlalu jelas.

image

Kami memulai perjalanan dari Kota Binjai dengan sepeda motor, kira2 satu jam jalan santai kita pasti sudah sampai di Desa Garunggang ini, jangan takut nyasar deh, dijalan kita pasti dihampiri oleh penduduk setempat yang menawarkan jasa guide, per-orang nya kami harus bayar 30 ribu untuk seorang guide sekaligus bisa dimintain tolong utk bawain barang.

image

Mari kita mulai tracking, setelah memarkirkan kendaraan di rumah warga setempat kami mulai berjalan kaki, seperti penampakan diatas, jalan yang harus kita lalui becek dan berlumpur, mungkin karena ini desember, jalanan tanah ini licin dan hancur.

image

Jalan kaki dijalan lumpur ini lumayan juga jaraknya, kira2 60 menit jalan santai di tanah yang landai menurun, tapi masih rute yang relatif wajar sekali untuk tracking, dijalan kami banyak bertegur dengan penduduk setempat yang mayoritas berprofesi sebagai petani aren.

image

Setelah satu jam berjalan kaki sampailah kami di rumah terakhir Desa ini, Mak Azis namanya, Beliau berjualan kecil2an seperti air mineral dan mie instan, Ibu ini ramah sekali, beliau menyediakan tikar untuk kami istirahat sejenak.

Kemudian kami melanjutkan perjalanan kembali, dan dari warung inilah sebenarnya tantangan itu baru dimulai, kira2 100 meter meninggalkan warung mak Azis, rutenya mulai buat gempor. Kalo saya bilang ini jurang yang di bikin tangga, jalannya itu curam dan licin.

image

image

Kami berjalan sangat pelan sambil berpegangan pada ranting2 pohon, sesekali saya sempatkan juga buat motret. Kami sudah sangat jelas mendengar suara deru air, itulah satu2nya penyemangat saat itu. Dan setelah 30 menit menuruni jurang terjal ini, akhirnya kami bertemu juga dengan air, artinya kami sudah sampai dibawah, dan dari sela2 sepatu terasa air sangat sejuk, damai sekali rasanya.

Aaahhhhh…..sangat sebanding, rasa lelah keluh kesah hilang seketika saat itu. Luar biasa memang air terjun Siluman ini, warna airnya sangat indah, dan bebatuan di dindingnya seperti anak dadu yang disusun, air keluar dari celahnya dan mengalir mengeluarkan suara yang merdu.

image

image

Jika beruntung, ditengah hari air akan berkilauan saat matahari pas diatas kepala, jika ingin melanjutkan sedikit berjalan keatas, anda bisa melihat air terjun Belanga, mungkin lain waktu bagi saya. kami menikmati sekali kesegaran air dari sungai ini.
Setelah makan siang dan beristirahat lumayan panjang, kami kembali dengan tenaga baru.

Selamat Berpetualang Sobat

Iklan